Sekarang
banyak anak-anak yang lebih memilih bermain daripada sekolah. Apalagi ditambah
dengan industry bisnis yang semakin mendukung anak-anak untuk lebih bermain
daripada sekolah. Lihat saja sinetron-sinetron yang ada di Indonesia, walaupun
bersetting di sekolahan tetapi yang ditayangkan dalam sinetron tersebut
bukanlah tentang sisi positifnya tetapi lebih kesisi negatif sehingga sangat
berdampak buruk kepada anak-anak. Apalagi ditambah dengan kemajuan teknologi
yang sangat pesat.Sekarang bukan Cuma orang dewasa yang memiliki HP tetapi anak
SD pun sudah di berikan HP oleh orang tua mereka. Tetapi ada suatu keresahan
tersendiri yang membuat Pak Waljiono pendiri Rumah Uplik untuk memperbaiki
generasi anak bangsa yang dianggapnya sudah menghawatirkan. Rumah Uplik adalah sebuah nama yang
didalamnya bernaung sanggar baca, seni dan bengkel kreatifitas. Rumah Uplik
berada di Dusun Resowinangun, Desa Pledokan Kec. Sumowono. Kab. Semarang, Jawa
Tengah. Pak Waljiono tergerak untuk membuat Rumah Uplik karena
masih banyak orang tua yang tidak peduli akan kegiatan anak-anak setelah
sekolah. Untuk membangun Rumah Uplik hingga seperti sekarang tidaklah mudah
menurut Pak Waljiono apalagi untuk membuat anak-anak menyukai membaca dan
menyukai seni dan membuat kreatifitas. Menurut cerita pak waljiono kepada kami,
dia pertama kali membuat Ruamh Uplik yaitu dengan berkeliling membawakan buku
kepada perkumpulan anak-anak yang sedang bermain. Dia memanggil anak-anak untuk
melihat buku-buku yang dia bawa walaupun pertama kali banyak anak yang
menghiraukannya tetapi Pak Waljiono tidak menyerah untuk menyelamatkan nasib anak
bangsa. Setelah beberapa kali mecoba berkeliling desa akhirnya Rumah Uplik pun
disukai anak-anak dan sekrang sudah banyak beberapa komunitas maupun kelompok
untuk membantu membagikan ilmunya kepada anak-anak di pedesaan. Ini beberapa
foto kegiatan yang sudah dilakukan di Rumah Uplik
Dan
ini lah fot kami ketika berkunjung di Rumah Uplik
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya...
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia




